Selasa, 27 Maret 2012

Inginku (Bukan hanya jadi temanmu) part 3


Di rumahnya Nerning .
Sorry …. Sorry … Sorry ..
 Ku dengar lagu Bonamana , Super junior menggema di kamar ku menandakan ada sms yang masuk . Siapa sih yang sms malam-malam begini , gak tau orang ngantuk apa yah , gumamku . Ku buka sms yang entah dari siapa . Dengan penasaran dan perasaan jengkel aku buka sms itu dan ku baca isi dari sms itu .
From : Eqhy Mah Lai
Nega , sebenernya aku sudah lama suka sama kamu , semenjak pertama kali masuk ke sekolah ini , aku suka melihat parasmu , senyum mu  , tawamu .Aku tau aku gak sempurna tapi aku akan menyayangimu dengan cara yang sempurna .  Nega , mau gak kamu jadi pacarku ? bls .GPL.

 Aku kaget saat membaca sms itu , Eqhy nembak aku ? Pakai acara “balas . gak pake lama” lagi . Waduh aku harus jawab apa , aku gak suka sama dia , aku harus jawab . Segera ku ketik sms balasan itu .
To : Eqhy Mah Lai
Maaf yah Qy , aku gak bisa jadi pacar kamu . Aku masih mau belajar juga , masih mau mengejar cita-citaku dulu . Kamu pasti bisa dapetin yang lebih baik dari aku . Maaf .
Send .

Akhirnya ku balas juga sms dari cowok itu . Ada perasaan risih saat aku membalas smsnya . Ih tuh cowok gak ada kerjaan apa yah nembak orang malam-malam . Gumamku jengkel .


Di kamar Eqhy .
Aku menunggu balasan dari gadis itu , apa yah jawabannya ?

 Kurasa ku tlah jatuh cinta pada pandangan yang pertama ………….

Ku dengar nada sms di handphone ku , dengan cepat aku membuka dan membaca sms itu .

From : My Princess^^
Maaf yah Qy , aku gak bisa jadi pacar kamu . Aku masih mau belajar juga , masih mau mengejar cita-citaku dulu . Kamu pasti bisa dapetin yang lebih baik dari aku . Maaf .

Badanku tiba-tiba menjadi lemas saat membaca sms itu , tak ada niat aku membalas sms itu lagi .
Ada rasa malu untuk bertemu dengannya lagi . Sudahlah lebih baik aku tidur . Aku akan menceritakan ini semua dengan Astrid dan Vira . Mungkin mereka bisa membuatku tenang dan memberitahukan aku cara untuk melupakan Nerning .

Di sekolah aku hanya duduk termenung di bangku ku , Astrid masuk kelas dan langsung duduk di sampingku .
“Kenapa lagi kamu?” tanyanya padaku , aku hanya diam tak menanggapi apapun dari sahabatku . 
Ku lihat Nerning memasuki kelas tanpa melihat aku , tapi saat dia melihat ku , dia malah membuang muka .
“Nerning yah , ada apa lagi sama dia ?” tanyanya lagi .
 Ku ceritakan semua pada Astrid , dia hanya diam mendengar ceritaku . Tiba-tiba Ega datang , dan duduk di samping Astrid .
“Kenapa sama dia sayang ?” tanya Ega pada Astrid .
“Dia nembak Nerning tadi malam , tapi di tolak sama Nerning.” Jawab Astrid dengan nada pelan tapi bisa ku dengar .
“Hah !! Di tolak sama Nerning ???” tanya Ega dengan nada keras dan membuat seisi kelas melihat kearah kami .
“Ssstttt ….. jangan rebut” kataku serempak dengan Astrid
  Lalu datang juga Vira , Iwan , Fadli , Derry , Elsa , Tiara , dan teman-teman yang lain mengerumuni bangku ku.
“Hahahahaa di tolak nih ee , katian pee.” kata Derry .
“Hahahahaa kasian … “ Kata Fadli menimpali lagi .
“Makanya kalau udah tahu di tolak , gak usah sok mau nembak segala.” Kata Adhi menimpali lagi .
“Hahaaa , makanya kalau udah tahu mau di tolak gak usah sok mau nembak orang segala .” Kata Ei .
“Ih gimana ceritanya kamu di tolak ? Cerita neh” tanya Elsa .
“Iya , cepat cerita neh . Penasaran aku .” Kata Tiara yang tiba-tiba datang .
  Ku lihat Nerning memasuki kelas dan melihatku , saat melihatku dan mendengar pertanyaan dari teman-temanku , dia pun keluar dari kelas lagi . Aku tahu dia pasti membenciku . Aku hanya bisa tertunduk dan kepalaku seperti susah untuk di naikkan lagi . Aku malu mendengar perkataan teman-temanku , mereka benar kenapa aku harus nembak dia padahal aku tahu kalau aku akan di tolak .
“Wah gak usah dah tanya dia dulu , kasian dia . Nanti-nanti sudah tanya begitu dulu . Bubar sudah sana .” kata fadli sambil menyuruh anak-anak kelas yang lain untuk bubar .
 Beginilah kalau sudah keluar sifat baiknya Fadli , ketua kelas kami . Apalagi kalau udah di dekatnya Astrid dan Vira , udah kaya kakak adik beneran . Kalau Astrid sakit pasti dia yang tolong , kalau Fadli makan jajan pasti di suapin ke Astrid dan Vira . Kalau mereka berdua tidur di kelas , pasti Fadli yang jagain mereka . Aku ingin seperti itu .
“Makasih kakak udah suruh mereka bubar , kalau Eqhy di tanya begitu lagi , nanti dia makin sedih lagi .” kata Astrid .
“Terus gimana donk cara ngilangin kesedihanku?” Tanyaku pada teman dan sahabatku .
“Ini baca , aku udah nyiapin ini dari kemarin . Aku tau pasti kejadiannya akan begini . Ayo ambil “ kata Astrid sambil menyodorkan secarik kertas HVS
  Kubaca perlahan isi dari kertas itu .


1- Berusahalah untuk beryanyi dan menari
Nyalakan music favorit kita, setel sekeras-kerasnya, jika perlu music pemberi semangat atau musik dance, insyaallah kita yang tadi sedih akan terhanyut dengan lantunan music ini.

2- Berusahalah untuk tersenyum
Tersenyum dapat membuat otak berputar dari keadaan galau, kacau, pusing dan stres, membuat perlawanan terhadap pikiran yang sedih dengan berusaha untuk selalu tersenyum, memaksa otak untuk befikiran senang dan melupakan berfikiran yang merugikan dan yang meyedihkan.

3- Usahakan gunakan waktu luang dengan orang terdekat
Gunakan waktu luang dengan hobi yang anda punya, misalkan bermain PS dengan teman-teman, atau nongkrong-nongkrong sambil cucimata di mal, atau lihat mobil-mobil mewah yang lewat di jalan dan hayalkan kalian suatu saat akan punya mobil yang seperti ini, Dengan melakukan berbagai kegiatan ini atau yang lainya, Insyaallah pikiran kita akan di buat senang, terbawa arus karena kegiatan bersama teman-teman.

4- Hadiahilah diri anda sendiri
Jika ada cukup uang, cobalah sekali-kali beli makanan yang enak yang anda sukai, jangan terlalu pelit pada diri sendiri, tontonlah film-film yang member motivasi atau baca buku-buku memotivasi diri, pemberis emangat. 

5- Teruslah berfikir Positif
Anda pernah membaca buku Quantum iklas atau The secret, semua berbicara tentang pikiran positif, betapa dahsyatnya pikiran yang kita punya, jika kita selalu gunakan dengan positif, manfaatnya akan selalu datang pada kita. Sungguh hebat sekali berfikran positif, pertahankanlah pikiran positif.

6- Bersyukurlah pada apasaja
Kita akan melupakan kesedihan jika kita dapat mensyukuri apa yang kita alami, bersyukur menuntun kita untuk senantiasa menyingkirkan sisi negatif, kesedihan adalah salah satu sisi negative dan pasti dapat di singkirkan jika selalu bersyukur.

7- Menulis
Banyak ahli setuju bahwa menulis dapat menghilangkan stres.Cobalah menuangkanapa yang anda alami dalam bentuk buku harian, atau bahkan dalam bentuk blog, curthatkan, karyakan dan bagikan apa yang ada Insayaallah banyak jalan yang akan di dapat untuk tetap bersemangat dan menikmati hidup ini.

8- Berolahragalah
Manfaat olahraga banyak sekali di samping untuk kesehatan bisa juga melupakan kesedihan, jika anda sedang sedih saat itu.Keringat keluar, anda focus pada olahraga yang anda mainkan dan kesedihan dapat lupa seketika karena salah satu manfaat olahraga.

ditunggu kelanjutannya ^^


Inginku (Bukan hanya jadi temanmu) part 2


Dia hanya ber “Oo” ria di sampingku , saat aku sibuk dengan sahabatku yang satu ini . Tanpa sengaja aku melihat seorang gadis manis yang sudah berhasil merebut hatiku . Dia di sana . Di depan kelas kami . Dia sedang asyik tertawa bersama teman-temannya sambil makan coklat kesukaannya . Ya , dia sangat suka coklat , aku tau ini dari Noni . Noni menceritakan semua tentang Nerning , apa saja yang dia sukain . Andai saja aku bisa sedekat itu dengannya . Aku pasti menjadi orang yang paling bahagia sekarang . Lamunan ku tiba-tiba buyar akibat sahabatku , Vira yang mengagetkanku dari belakang .
“Jangan dipandangi saja , dekati sana” katanya dengan muka berseri-seri .
“Ini satu ketularan begonya Eqhy yah ?” sergan Astrid sambil menarik jilbabnya Vira .
“Kenapa weee?” tanya Vira dengan nada marah .
“Kita kan belum tahu , Nerning suka apa gak sama Eqhy. Kalau sudah kita tahu , baru di deketin . Kalau di deketin sekarang , terus Nerningnya malah kabur . Kan Eqhy yang malu . Dasar bego ! “ kata Astrid  sambil merangkul Vira .
“Yee bukan gitu . Oh iya , misalnya nih kalau hasilnya gak seperti yang kita inginkan gimana ?” tanyanya sambil melepas rangkulan Astrid dan berjalan mundur .
“Wah , jangan pesimis gitu donk , harus optimis .” kata Astrid lagi .
“Alah , gak yakin aku. “ gumamku .
“Sedia paying sebelum hujan.” Kata Astrid lagi .
“Maksudnya?” Tanya ku dan Vira serempak dengan raut muka bingung .
“Gini saja , misalnya kan di tolak nih , kita siapin saja cewek lagi satu buat Eqhy , jadi kan “Sedia gebetan sebelum di tolak” hahahahaha ….” Tawa Astrid
“Gak nyambung woo .. “ kata Vira .
  Aku hanya tertawa mendengar perkataan Astrid , apa bisa aku menyukai gadis lain , selain dia . Aku gak yakin . Rasa percaya diriku hilang begitu saja . Selama perjalanan menuju kelas , kami hanya terdiam saja , Vira masih dengan posisi berjalan mundur , Astrid sibuk dengan handphone di tangannya , sedangkan aku hanya bisa diam dan menunduk .

Bruukkkkkkk ….

“Aduhhh … sakit .” ringis Vira .

“Kamu gak apa-apa de’ , maaf yah” kata cowok yang menabrak Vira sambil menjulurkan tangannya .
“Eh gak apa-apa kok , adek juga yang salah . Jalan sambil mundur jadi gak tahu ada orang di belakang adek .” Jawab Vira sambil menerima uluran tangan itu .
“Abang iwan apa-apaan sih ?  makanya jalan lihat-lihat donk . Tuh kan Vira jadi lecet gara-gara abang . Tanggung jawab!!! ”kata Astrid tiba-tiba menarik-narik baju Iwan dan memarahinya .
  Sedangkan Vira senyam-senyum gak jelas kaya orang kesambet setan di samping ku . Jelas saja dia kaya gitu , dia baru saja ditabrak sama orang yang dia sukai . Jadi , ditabrak ribuan kali juga dia suka-suka saja . Andai saja aku bisa kaya Vira bisa dekat dengan orang yang dia sukai . Pasti bahagia sekali .
“Maaf yah de’  , tadi abang di kejar sama Ega makanya abang lari “ elaknya .
“Bilang saja matanya abang buta” Kata Astrid lagi , kali ini dia menyeret Iwan masuk ke dalam kelas dengan cara menarik belakang bajunya .
“Ampun adek , Ega yang salah ini.” Mohon Iwan .
“Kenapa salahin aku ?” kata Ega yang tiba-tiba nongol dari depan pintu kelas .
“Ini biang kerok lagi satu. Ayo masuk kelas” Kata Astrid sambil menarik belakang baju Ega juga .
“Wah jangan gituuuuu.” Teriak Vira .
Aku hanya dapat ketawa dengan kelakuan teman-temanku , mereka yang bisa buat aku tersenyum seperti ini , mereka yang membuatku bersemangat .
“Ega kesini kamu , jangan lariiiii ….” Teriak Astrid dari dalam kelas , Ega berlari-lari sambil tertawa .
“Abang kembalikan jajannya adek  neh ..” Teriak Vira sama Iwan , Iwan berlari keluar dari kelas , aku hanya terdiam duduk di bangku ku , tanpa aku sadari sudah ada Tiara di sasmpingku .
“Jangan bengong , ntar kesambet tau .” kata Tiara sambil mengambil polpennya Eqhy .
“Eh , polpen ku tuh ..” kataku sambil mengambil polpen dari tangan Tiara .
“Wah , pinjam dulu itu . Buat catat nama kelompok ku , jangan pelit ! “ kata Tiara dengan nada marah .
“Ih , sudah pinjam , marah lagi . Ckck..” kataku lagi .
“hehehe …” kata Tiara dengan cengengesan .


Waduhh , sms gak yah ? aku pengen ungkapin sekarang . Tapi aku takut di tolak , bagaimana ini ? gumamku bingung .
“Aku harus sms dia sekarang , aku gak mau keduluan sama orang lain” kataku sambil mengambil handphone ku yang berada di samping bantal ku .
To     : My Princess^^
Nega , sebenernya aku sudah lama suka sama kamu , semenjak pertama kali masuk ke sekolah ini , aku suka melihat parasmu , senyum mu  , tawamu .Aku tau aku gak sempurna tapi aku akan menyayangimu dengan cara yang sempurna .  Nega , mau gak kamu jadi pacarku ? bls .GPL.
Send .
   Aku mengirim sms itu  dengan perasaan deg-degan , apa yah jawabannya ?

Kamis, 22 Maret 2012

Inginku (Bukan hanya jadi temanmu) part I


        Perkenalkan namaku Ruchy Adam Pradana , biasa dipanggil Eqhy , aku siswa dari sekolah terfavorit di Sumbawa . SMAN 2 SUMBAWA . Dan aku mendiami sebuah kelas yang terbilang ‘terfavorit’ . Eitss  , terfavorit apanya dulu nih , kelas 10.4 , kelas yang paling terfavorit dalam bidang ribut , bikin onar tapi tentu saja di sanalah letak kebersamaan kami . Di kelas ini pun aku menemukan seorang gadis yang mampu membuatku ‘jatuh cinta’  . Nerning Galidha Wildatika . Nama yang indah , bukan . Aku menyukainya karena parasnya yang cantik , lembut , baik , gak sombong . Tapi sepertinya dia tidak memiliki perasaan yang sama denganku .
      Aku ingin memilikinya walau cuma sekali, aku ingin merasakan dekat dengannya , bisa bersama-sama dengannya , tapi dia selalu menjauhi ku . Saat aku mendekatinya , dia seakan tak ingin dekat-dekat dengan ku . Bahkan saat kami satu kelompok pun , dia sangat enggan berbicara denganku , bahkan sekedar untuk bertanya  padaku pun dia tak mau . Jika aku bertanya padanya , dia hanya diam dan tak menjawab pertanyaan dariku . Sebegitu tak sukakah kamu dengan aku ? Hembb ..
      Suatu hari  , kami diberi kesempatan beristirahat saat jam olah raga . Aku memilih untuk duduk di bawah pohon rindang di samping lapangan volli , duduk menyendiri memilikirkan perasaanku saat ini , Nerning apa yang kurang dariku . Batinku merasakan penyesalan akan kekuranganku ini . Hembb …
Tiba-tiba aku mendengar derap langkah kaki menghampiri tempat ku duduk saat ini , aku bangkit dari duduk ku dan berlari bersembunyi di balik pohon di sebelahnya , percakapan itu dimulai oleh suara yang sangat familiar di telingaku , Astrid .
“Non , tanya sama Nerning donk , suka apa gak dia sama Eqhy ?” tanya Astrid pada Noni . “Entahlah , aku sudah bertanya sama dia , tapi dia hanya diam saja . Aku gak tau harus kaya gimana lagi.” Jawab Noni .
 “Wah , kan kata ibu Umi Nasokah , kalau diam tandanya iya . Gimana ?” tanya Astrid lagi . “Hahahaa , jangan nyimpulin gitu dulu , kalau gak gimana ? Ntar aku tanya dia lagi deh.” Jawab Noni .
“ Curiga Nerning gak suka sama Eqhy. Tapi ini coklat dari Eqhy buat Nerning” Kata Astrid .
 Noni hanya menganggukkan kepalanya . Suasana tiba-tiba menjadi hening , ku pertajam pendengaranku , aku tak mau ketinggalan satu kata pun dari pembicaraan itu .
 “Non , usahain yah . Bantu Eqhy , setidaknya bantu dia dekat sama Nerning dulu.” Kata Astrid .
Hening kembali , tak ada satu kata lagi ku dengar dari pembicaraan itu , ku beranikan diriku untuk melihat mereka , ku lihat Astrid memunggungi Noni , tak ada kata yang dikeluarkan oleh Noni , Garing . Suasana dicairkan dengan panggilan Nerning pada Noni , kulihat seulas senyum disana , pikirku pun melayang . Kapan senyum itu ada untukku ? Raut mukaku berubah menjadi pandangan menyedihkan . Sebelum Noni beranjak dari tempat itu . Astrid berbicara lagi .
“ Ku mohon , bantu dia . Dan jangan lupa kasih coklat itu sama Nerning “ Kata Astrid tanpa melihat Noni lalu berlari meninggalkan Noni sendiri .
Segitukah kamu membantuku ? Terima kasih kawan , aku gak akan pernah menyerah , biar pun hanya sekedar dekat atau menyatakan perasaanku . Aku tak peduli apa jawabannya , aku akan melakukannya terlebih dahulu . Senyum di bibirku mulai mengembang , terfikir di kepalaku kata-kata Astid pada Noni . Aku tak akan pernah kecewakan teman-temanku yang membantuku . SEMANGAT EQHY . Ku beri semangat pada diriku sendiri .
  Aku keluar dari balik pohon itu , dengan tampang percaya diri aku menghampiri Nerning . Tiba-tiba aku dikejutkan oleh temanku , Astrid .
“Jangan sekarang , biar Noni tanya dulu sama dia .” kata Astrid sambil memegang pundak ku dari belakang .
“Dari mana kamu tahu  aku mau ke sana dan dari mana kamu tau aku di sini ?” tanya ku dengan nada penasaran .
“Tau donk , aku juga tahu tadi kamu nguping kan pembicaraan ku sama Noni.” Jawabnya dengan nada menyelidik .
“Gak kok , siapa juga yang nguping , jangan ngawur deh .” elak ku .
“Udahlah , gak usah bohong , cowok kaya kamu gampang ditebak kalau bohong .” sergan Astrid lalu berjalan mendahului ku .
“Gampang ditebak ? maksudnya ?” tanyaku lagi sambil berlari karena cewek satu di depanku ini melangakahkan kakinya begitu cepat .
Dia berhenti berjalan dan menoleh padaku . Lalu tiba-tiba tertawa begitu keras . Sampai-sampai semua orang yang berada di sekitar kami menoleh menatap Astrid dengan tanda kalau mereka penasaran  . Dia pun melanjutkan jalannya dengan masih tertawa . 
“Sssttttt .. jangan ketawa donk . Malu di lihatin orang.” Kataku dengan muka menunduk .
Tawa itu pun berhenti , raut mukanya berubah menjadi gadis yang sangat manis yang sangat aku kenal . Dia tersenyum padaku .
“Dasar bodoh” hanya itu yang keluar dari mulutnya lalu mengusap kepalaku dengan tangannya yang mungil .
“Kenapa kamu bilang aku bodoh?” tanyaku .
“Woiiii , gak capek nanya apa yah , dari tadi nanya mulu , capek aku jawabnya .” jawabnya dengan  nada jengkel .
“Ya udah aku berhenti nanya deh.” Kataku lagi .
“Mmm .. dasar mah lai (lemah gemulai) gak bisa apa bela diri ? kalau orang bentakin kamu , kamu bentak balik donk . Itu kalau kamu gak salah , jangan cuma diam saja . Ish …” omelnya .
Untung aku sudah biasa mendengar omelannya , gumamku .
“Apa kamu bilang ? “ tanyanya dengan muka menyeramkan .
“Gak ada kok” jawabku .

to be continue .... 
kalau mau baca lagi , tunggu kelanjutannya yah :)